PT Bakrie Telecom yang sekitar pertengahan Oktober 2006 meluncurkan layanan esia GoGo mengekor layanan FlexiCOMBO, telah diminta oleh BRTI untuk segera memperbaiki layanannya.
Layanan esia GoGo yang memungkinkan bagi pelanggannya bisa pindah ke kota lain di seluruh jaringan esia (wilayah Jakarta, Jawa Barat dan Banten) tanpa harus ganti kartu dan menawarkan tarif yang tetap murah tersebut, telah diinstruksikan oleh BRTI untuk diperbaiki.
PT Bakrie Telecom harus memberikan memberikan layanan esia GoGo sesuai dengan aturan dan ketentuan yang berlaku, yaitu Keputusan Menteri Perhubungan No. 35 tahun 2004 tentang Penyelenggaraan Jaringan Tetap Lokal Tanpa Kabel dengan Mobilitas Terbatas.
Perubahan-perubahan yang harus dilakukan terkait dengan layanan esia GoGo antara lain (dan tidak terbatas) pada memfungsikan nomor asal hanya pada maksimum satu kode area layanan jaringan tetap lokal di kota asal. Esia GoGo juga dilarang untuk memfungsikan nomor temporer di kota asal, nomor temporer hanya dapat difungsikan maksimum pada satu kode area layanan jaringan tetap lokal di kota tujuan serta harus secara otomatis mati ketika pelanggan meninggalkan kota yang bersangkutan (tidak perlu dibatasi durasi tertentu). Call forwarding esia GoGo pada saat yang sama hanya dapat diberlakukan dari nomor asal ke satu nomor temporer.
BRTI melalui suratnya memberikan waktu sampai tanggal 1 Desember 2006 kepada PT Bakrie Telecom untuk melakukan perubahan-perubahan secara menyeluruh, jika tidak maka layanan esia GoGo harus dihentikan sampai aturan dan ketentuan yang berlaku pada KM. 35/2004 dipenuhi. (dp)



