Masih terkait dengan peristiwa jatuhnya sentral IN (intelligent network) milik PT Telkomsel pada 30 Desember 2006 hingga 1 Januari 2007 lalu yang telah ditindaklanjuti dengan memberikan Surat Peringatan Pertama melalui surat tanggal 28 Februari 2007, PT Telkomsel telah menyampaikan surat tanggapan atas peringatan BRTI tersebut tertanggal 1 Maret 2007.
Menanggapi surat jawaban PT Telkomsel atas Surat Peringatan Pertama tersebut, BRTI menegaskan bahwa tetap konsisten terhadap keputusan sebelumnya. Dalam surat No. 084/BRTI/Tsel/IV/2007 tertanggal 11 April 2007 yang dibuat berdasarkan hasil Pleno BRTI pada 4 April 2007, disampaikan bahwa BRTI menghargai upaya-upaya yang sudah dan akan dilakukan PT Telkomsel dalam rangka perbaikan di masa yang akan datang agar kejadian serupa tidak terulang kembali.
Sehubungan dengan upaya yang dilakukan PT Telkomsel dalam memenuhi kewajiban untuk memberikan ganti rugi sewajarnya kepada pengguna layanan Telkomsel yang diakibatkan secara langsung dari kejadian gangguan jaringan Telkomsel dari tanggal 30 Desember 2006 pukul 23.00 WIB hingga 1 Januari 2007 pukul 01.00 WIB, BRTI menginstruksikan agar PT Telkomsel memberikan data rinci kepada siapa dan berapa besar ganti rugi yang telah diberikan. Data tersebut harus disertai Surat Pernyataan bermaterai cukup, apabila PT Telkomsel menganggap bahwa apa (upaya-upaya) yang dilakukan telah sesuai dengan pengertian dan kewajiban ganti rugi kepada pelanggan sebagaimana dimaksud dalam ketentuan Lisensi Modern.
BRTI menunggu rincian data berikut Surat Pernyataan PT Telkomsel sebelum 16 April 2007 pukul 10.00 WIB. Sesuai dengan ketentuan Lisensi Modern, apabila data dan Surat Pernyataan yang diminta tidak dipenuhi maka BRTI akan memberikan peringatan tertulis berikutnya. (dp)



