Sesuai dengan himbauan yang dikeluarkan Menteri Komunikasi dan Informatika serta BRTI agar operator telekomunikasi menyiapkan jaringan menjelang Pemilu Legislatif 9 April lalu, nampaknya upaya keras operator membuahkan hasil. Hal itu terbukti dengan tidak adanya masalah berarti dalam lalu lintas telekomunikasi jelang dan usai ‘pencontrengan’. Padahal, beberapa pihak mengingatkan dan mengkhawatirkan akan adanya trafik yang luar biasa melebihi trafik saat Hari Raya Idul Fitri atau Tahun Baru.
Dalam pantauan BRTI dan laporan beberapa operator, trafik meningkat namun tidak signifikan. Bergerak antara 10-40 % saja. Hal itu diakibatkan penggunaan telekomunikasi yang meningkat untuk koordinasi internal Parpol serta komunikasi saksi di daerah dengan Parpol maupun tim pemantau dan surveyor dari lembaga survey yang menggunakan jasa telekomunikasi dalam memberikan laporan hitung cepat (quick count).
Peningkatan trafik tertinggi pada hari H pencontrengan (9 April) terjadi pada operator XL, dengan kenaikan trafik SMS dan percakapan (voice) masing-masing sebesar 18,4% dan 31,7%. Sedangkan trafik Indosat naik 4,7% dan 11%, dan Telkomsel rata-rata naik 2-5% untuk SMS dan voice.
Apresiasi tentu saja patut diberikan pada para operator. Namun, tentunya perjalanan pesta demokrasi belum berhenti, mengingat agenda yang tak kalah pentingnya di depan, yaitu Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden, sudah menanti. Tentu saja, prediksi trafik dalam Pilpres akan berbeda dengan Pemilu Legislatif kemarin mengingat Parpol yang terlibat cukup banyak, dan apalagi pemilihan berdasarkan suara terbanyak dari caleg. Meski diperkirakan tidak akan setinggi trafik Pemilu kemarin, bukan berarti jaringan telekomunikasi tidak perlu diperhatikan.
Dengan bobot politis yang lebih besar, tentu saja sedikit gangguan akan berdampak lebih besar. Sehingga, mempersiapkan jaringan telekomunikasi guna mendukung Pilpres mendatang juga tidak kalah pentingnya. Diharapkan, para penyelenggara telekomunikasi jauh-jauh hari telah mempersiapkan jaringan demi suksesnya proses demokrasi di tanah air tercinta.



