Hari ini dikabarkan kelompok terbang pertama jamaah haji akan berangkat menuju Arab Saudi untuk menunaikan rukun Islam ke-5. Salah satu penunjang untuk tetap dapat komunikasi dengan sanak-keluarga, handai taulan maupun teman adalah dengan berkomunikasi melalui layanan telekomunikasi.
Saat ini, beberapa operator telah memberikan layanan yang cukup kompetitif bagi jamaah untuk berhubungan dengan tanah air. Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia memberikan apresiasi terhadap terobosan para penyelenggara yang memberikan layanan dan tarif khusus bagi penggunanya yang akan berada di Mekkah maupun Madinah dalam waktu yang cukup lama.
Namun begitu, hendaknya para jamaah yang hendak menggunakan layanan telekomunikasi juga menggunakannya secara bijak dan baiknya mendapat informasi yang lengkap terlebih dulu ke operator yang dilangganinya. Sebab mungkin saja, tidak semua operator memberikan tarif khusus, melainkan tarif reguler roaming dimana pengiriman dan penerimaan SMS dikenakan biaya yang cukup tinggi dengan rata-rata sekitar Rp.4.000,- Secara normal, untuk voice,menghubungi dan dihubungi ke dan dari tanah air juga dikenakan biaya roaming internasional.
Yang tak ketinggalan untuk diketahui masyarakat adalah penggunaan data dimana jika di Indonesia berlangganan secara harian atau bulanan, maka ketika telepon seluler khusus nya smartphone dibawa juga ke tanah suci, sistem pentarifannya akan berbeda dengan di tanah air. Dari pengaduan yang masuk ke BRTI, banyak konsumen yang jamaah haji mempertanyakan tarif datanya yang begitu mahal, walaupun di dalam negeri sudah berlangganan secara harian atau bulanan. Hal itu terjadi karena pentarifannya menggunakan tarif data internasional sehingga sangat jauh berbeda.
Oleh karenanya, untuk akses data masyarakat perlu menanyakan lebih jauh informasinya ke operator yang bersangkutan. Dan gunakan data secara bijak, sebab di era jejaring sosial seperti sekarang ini terkadang kita lupa dan berlaku seperti di tanah air dengan mengganti status, download foto dan sebagainya, padahal tarif yang dikenakan akan berbeda dan relatif jauh lebih mahal. Dengan prilaku yang tidak bijak, bersiaplah menghadapi tagihan yang membludak. Jika memungkinkan, gunakan hotspot wi-fi untuk akses internet maupun terkoneksi ke jejaring sosial.
Selamat menjalankan ibadah haji, semoga menjadi haji yang mabrur.



