
- Bentuk elemen segitiga sama sisi dari logo melambangkan keseimbangan yang sempurna, juga melambangkan tiga stake holders BRTI yang harus dijaga keseimbangan kepentingannya. Ketiga stake holder tersebut adalah masyarakat, pemerintah, dan pelaku industri telekomunikasi (operator)
- Tiga bentuk garis elementer yang saling melengkung terletak didalam bidang lingkaran, dengan maksud untuk lebih mengesankan gerak dinamis, dimana BRTI akan bergerak secara selaras baik gerak ke atas ataupun ke bawah, adil dan bijak, sesuai dengan sifat dan nafas komunikasi
- Warna biru memancar gradasi (tua ke muda/putih), menggambarkan ruang gerak dan bagian dari BRTI yang selalu bebas, tidak terbatas serta terkait dengan yang lain, utuh dan selalu netral, merupakan ekpresi dan emosi yang terkendali berhubungan dengan komunikasi yang tidak memihak
- BRTI, menggunakan jenis font/huruf Friz Quadrata Bold berwarna hitam, serta kaki huruf R berwarna merah, sesuatu yang berkaitan dengan BRTI itu sendiri, baik bentuk dan kedudukan BRTI sebagai salah badan yang menangani telekomunikasi secara universal di Indonesia menuju abad yang akan datang, sedangkan jenis font/huruf di bawah BRTI (Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia) menggunakan font ZaptHumnst BT untuk lebih menjelaskan dan menjabarkan singkatan BRTI secara detil



Logo BRTI