Rencananya dalam waktu dekat BRTI akan segera melakukan audit terhadap sistem jaringan Telkomsel yang menjelang tahun baru 2007 lalu, mengalami gangguan jaringan mulai hari Sabtu, 30 Desember 2006 hingga 1 Januari 2007 dan telah mengakibatkan penurunan kualitas layanan terhadap pelanggan Telkomsel.
Penjelasan Telkomsel melalui media, kondisi tersebut terjadi akibat adanya overload pada sub-system IN (Intelligent Network) yang berdampak pada sulitnya sebagian pelanggan pre-paid (simPATI dan Kartu As) dan post paid kartuHALO (yang mengaktifkan fitur Halo Cek) untuk melakukan panggilan keluar (Out Going Call), pengiriman SMS (Out Going SMS), serta pengisian ulang atau pengecekan pulsa. Penjelasan yang sama juga telah disampaikan oleh Telkomsel melalui surat yang ditujukan ke Menteri Komunikasi dan Informatika pada 2 Januari 2007.
Dalam rangka awal pelaksanaan audit, BRTI telah meminta kepada Telkomsel melalui surat pada 15 Januari silam untuk menyampaikan data/informasi lengkap tentang laporan peristiwa jatuhnya sentral IN miliknya. Sedianya laporan tersebut harus sudah disampaikan kepada BRTI sebelum Kamis, 19 Januari 2007.
Dengan alasan bahwa Telkomsel saat ini sedang melakukan review internal, pada hari yang sama melalui surat yang ditandatangani Dirut Telkomsel, Kiskenda Suriahardja mengajukan permohonan perpanjangan waktu penyerahan data yang diminta oleh BRTI hingga Selasa minggu depan.(dp)



