Home | Webmail | Mailadmin | Nota Dinas Bookmark & Share This

Ruang Publik

Tempat publik menyampaikan opini maupun pengaduan tentang layanan yang dialaminya More

Ruang Pelaku Bisnis

Ruang dimana para pelaku bisnis dapat menyampaikan opini, gagasan, atau pun artikel terkini  More

Ruang Pemerintah

Ruang untuk pemerintah mengumumkan kebijakan maupun isu kebijakan yang sedang berkembang More

Ruang Regulator

Ruang dimana regulator menginfokan regulasi yang baru terbit atau pun berdiskusi tentang isu-isu regulasi yang berkembang More

Ruang Bersama

Ruang dimana semua pemangku kepentingan dapat berdiskusi tentang permasalahan yang sedang atau akan dihadapi bersama More

Penipuan Melalui SMS Kembali Marak, Konsumen Telekomunikasi Harap Waspada

E-mail Print PDF

Beberapa waktu terakhir ini, penipuan melalui SMS kembali marak. Sehubungan dengan hal tersebut, BRTI menghimbau agar masyarakat tidak mempercayai begitu saja kiriman SMS dari pihak-pihak yang mengaku seolah-olah adalah orang tuanya dimana pengguna telepon seluler mendapat SMS untuk mengirimkan sejumlah pulsa ke orang tersebut.

Dalam pantauan BRTI, pengiriman dikirim melalui SMS secara acak ke hampir semua nomor operator. Ini merupakan modus baru penipuan melalui SMS dengan pesan seperti "Kirimkan mama pulsa 20rb di no berikut bkn di no yang lama penting, soalnya mama ada masalah" dimana dalam SMS tersebut juga dicantumkan nomor telepon yang seolah-olah "baru" untuk siap dikirimi pulsa.

Selain modus baru, modus lama juga tetap masih dipakai. Dimana di antaranya modus lama adalah penipuan melalui SMS yang seolah-olah berasal dari operator telekomunikasi maupun penyedian produk tertentu, dan memberitahukan melalui SMS bahwa kita mendapat suatu hadiah, dari yang berupa mobil mewah, handphone sampai voucher/pulsa telepon.

Konsumen penerima SMS akan menderita kerugian karena ujung-ujungnya harus mengirimkan sejumlah dana ke pengirim SMS, dengan alasan membayar pajak undian maupun biaya administrasi. Namun begitu, saat ini yang marak adalah penipuan SMS yang seolah-seolah dari orang tua yang minta dikirim sejumlah pulsa.

Untuk para konsumen telekomunikasi, jika mendapatkan SMS seperti itu, hendaknya waspada dan tidak mempercayai informasi yang ada begitu saja. Termasuk jika mendapat SMS/telepon yang menginformasi konsumen mendapat hadiah, hendaknya juga diklarifikasi ke call center/customer care operator, atau penyedia produk yang mengadakan undian, bukan ke pihak pengirim SMS yang mungkin bukan pihak yang berwenang dan berniat mengelabui konsumen saja.

Jika Anda mendapat SMS yang berindikasi penipuan, silakan informasikan ke operator telekomunikasi yang Anda gunakan untuk dapat ditindaklanjuti, apalagi jika sampai tertipu, laporkan ke kepolisian terdekat dan sampaikan ke operator sehingga nomor pengirim dapat diblok. Atau dapat juga mengadukan hal itu ke:

Pengaduan Konsumen BRTI di nomor telepon 021-3154971 dengan Ibu Puji/Anna atau dengan mengirimkan faks ke nomor 021-3155070, dan bisa juga melalui email ke This e-mail address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it . Jangan lupa sampaikan nomor telepon dari pengirim SMS agar segera dapat dilakukan pemblokiran terhadap nomor pengirim tersebut.

 

Last Updated ( Friday, 24 December 2010 06:52 )  
You are here: Home